Tampilkan postingan dengan label raja ampat papua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label raja ampat papua. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Januari 2010

Objek Wisata Papua Butuh Pengelolaan Profesional

www.tips-fb.com Share on Twitter

JAYAPURA - Potensi objek wisata alam yang dimiliki Provinsi Papua sangat menarik, namun perlu dikelola secara profesional sehingga bisa memberikan kontribusi bagi pendapatan asli daerah. Potensi alam di provinsi paling timur ini sangat menjanjikan masa depan yang cukup cerah bagi para investor yang akan menanamkan modalnya, kata praktisi industri pariwisata asal Belanda Mr Arne di Jayapura, Papua, Rabu (16/9). Menurut dia, Provinsi Papua antara lain memiliki sejumlah pantai alam yang masih asli dan sangat indah, sehingga bila dikelola secara baik, akan sangat menarik perhatian wisatawan, baik mancanegara maupun domestik untuk berkunjung ke daerah ini.

"Objek yang dimiliki Papua belum tentu dimiliki daerah lain yang berada di luar Papua, namun karena belum dikelola secara profesional sehingga kurang menarik wisatawan untuk datang berkunjung," katanya. Lebih lanjut ia mengatakan, kemajuan pembangunan dunia kepariwisataan di suatu daerah ada pada Dinas Pariwisata setempat, di mana instansi ini bisa mampu mengembangkan potensi- potensi yang ada itu sehingga bermanfaat bagi daerah dan masyarakat. "Saya yakin potensi alam yang dimiliki provinsi tertimur ini apabila dikelola secara baik dan profesional akan mampu bersaing dengan objek wisata alam yang ada di provinsi lain," katanya. Arne memberi contoh sejumlah pantai yang berada di Papua misalnya, Pantai Base G, Hamadi, dan Hooltekamp, yang berada di Kota Jayapura, yang tentu mempunyai panorama yang sangat indah, tetapi belum dikembangkan secara optimal. "Padahal, potensi alam tersebut sangat menjanjikan masa depan yang cerah bagi investor yang mau menginvestasikan modalnya di sana," katanya.

Ditambahkannya, untuk memajukan pembangunan sektor pariwisata di provinsi yang luasnya tiga kali Pulau Jawa ini, perlu adanya pemberian kemudahan bagi para investor, di samping pendekatan dengan penduduk asli Papua sebagai pemilik hal ulayat tanah. "Apabila investor yang akan menangani pembangunan pariwisata di Papua bisa diberi kemudahan dalam mengurus berbagai perizinan, serta pendekatan yang baik terhadap masyarakat asli, maka tidak menutup kemungkinan pembangunan kepariwisataan di daeah ini akan berkembang sesuai yang diharapkan," ujarnya.

Sumber : http://www.mediaindonesia.com

Minggu, 14 Juni 2009

Dari Raja Ampat, Jangan Lupa ke Kepulauan Widi

www.tips-fb.com Share on Twitter

Keindahan panorama bawah laut seperti di Raja Ampat ini juga bisa dinikmati di Kepulauan Widi di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Juga pantai pasir putihnya yang luar biasa.

Obyek wisata Kepulauan Widi di Kabupaten Halmahera Selatan menjadi andalan bagi pemerintah setempat untuk menarik minat wisatawan domestik dan mancanegara ke daerah itu.
Bupati Halmahera Selatan Muhammad Kasuba, Jumat (6/3), di Labuha mengatakan, Pemkab Halsel menjadikan Kepulauan Widi menjadi andalan antara lain karena pantai pasir putihnya yang tak kalah indah dibandingkan Pantai Kuta di Bali. Juga panorama bawah lautnya yang keindahannya setara dengan panorama bawah laut di Raja Ampat, Papua.
Bahkan, Kata Bupati Muhammad Kasuba, panorama bawah laut di Kepulauan Widi memiliki lebih indah dibanding taman laut lainnya di Indonesia, terutama terumbu karangnyanya yang secara umum masih dalam kondisi baik. Di Kepulauan Widi juga ada hutan yang masih alami dan dihuni berbagai jenis burung.
Untuk memasarkan Kepulauan Widi, pemda setempat telah menjalin kerja sama dengan Pemkab Raja Ampat untuk mengarahkan wisatawan juga ke Kepulauan Widi setelah dari Raja Ampat.
Penerbangan dari Manado
Obyek wisata Kepulauan Widi terletak di perbatasan antara Kabupaten Halmahera Selatan dan Kabupaten Raja Ampat.
Untuk mencapai Kepulauan Widi, dari Raja Ampat hanya dibutuhkan waktu sekitar 4 jam menggunakan speed boat. Pemkab Halsel saat ini juga tengah mengupayakan penerbangan langsung dari Manado ke Labuha, Ibu Kota Kabupaten Halsel, sehingga wisatawan yang berkunjung di Manado bisa dengan mudah melanjutkan kunjungan ke Kepulauan Widi.
Prasarama menuju Kepulauan Widi juga sdang dibenahi. Akomodasi bagi wisatawan, seperti hotel dan penginapan memang belum ada, tetapi wisatawan bisa menggunakan rumah penduduk. Bisa juga menginap di hotel-hotel di Labuha.
Cara termudah saat ini untuk mencapai Kepulauan Widi adalah melalui Ternate. Dari Ternate wisatawan bisa ke Labuha menggunakan kapal laut atau pesawat perintis (dua kali seminggu), selanjutnya ke Kepulauan Widi menggunakan kapal laut melalui Gane Timur.MSH

Artikel Terkait:
Mengintip Cenderawasih Menari di Sawinggrai
BERITA FOTO: Perairan Raja Ampat Rusak
TN Bunaken Diusulkan Jadi Warisan Dunia
Surga Tersembunyi di Minahasa Tenggara

Sumber : Antara